Selasa, 01 Juni 2010

ARTI IBADAH

Secara bahasa Ibadah berarti merendahkan diri, tunduk dan menghinakan diri. Di dalam kata, ba’irun mu’abadun atau thariqun mu’abbadun, apabila jalan atau onta tersebut rendah, lembut dan mudah ditundukkan.

Menurut Istilah syara’, ibadah adalah puncak kecintaan serta puncak kerendahan diri. Sebagaimana didefinisikan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taymiyyah rh, Ibadah adalah nama yang meliputi segala sesuatu yang dicintai dan diridlai oleh Allah; baik beurpa perkataan, perbuatan bathin dan perbuatan dhahir.

Berpijak dari definisi di atas, makna ibadah sangat luas, tidak seperti yang disangkakan oleh kebanyakan manusia. Pada umumnya manusia menganggap ibadah itu terbatas pada aktifitas sujud, ruku’ dan shalat. Bisa jadi dalam hal-hal di luar hal tersebut mereka beribadah kepada selain Allah, tetapi mereka tidak menyadari. Akibatnya mereka terjerumus ke dalam kesyirikan yang tidak akan diampuni oleh Allah, apabila ia mati dalam keadaan demikian. Firman Allah

إِنَّ اللَّهَ لاَ يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِه وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَن يَشَاءُ [النساء:48].

Artinya:

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.

Karena itulah, orang yang meginginkan keselamatan dari siksa neraka, dan menginginkan masuk ke dalam surga, maka mereka wajib memahami maknanya, macam-macamnya, agar mereka dapat mentauhidkan ibadah, semuanya hanya untukAllah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar